{"id":4215,"date":"2024-10-24T13:32:49","date_gmt":"2024-10-24T06:32:49","guid":{"rendered":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215"},"modified":"2024-10-24T13:32:49","modified_gmt":"2024-10-24T06:32:49","slug":"contoh-pencatatan-piutang-dagang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215","title":{"rendered":"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Piutang dagang merupakan satu aset penting dalam laporan keuangan perusahaan. Aset ini mencerminkan jumlah uang yang masih harus diterima dari pelanggan atas penjualan barang atau jasa secara kredit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan piutang dagang yang tepat diperlukan untuk memantau arus kas dan memastikan bahwa perusahaan dapat mengelola pembayaran yang belum diterima secara efektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mencatat piutang dagang, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, mulai dari mencatat transaksi penjualan secara kredit hingga proses penagihan dan pelunasan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel ini, DW Insurance akan membahas contoh pencatatan piutang dagang serta cara membuatnya sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Simak dengan saksama!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Pencatatan Piutang Dagang?<\/b><\/h2>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4344\" src=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang.jpg\" alt=\"ilustrasi pencatatan piutang dagang\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang.jpg 800w, https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-300x200.jpg 300w, https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan Anda memahami arti pencatatan piutang dagang sebelum masuk pada pembahasan lebih dalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan piutang dagang adalah proses pencatatan semua transaksi kredit yang dilakukan oleh perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Transaksi ini mencatat jumlah yang harus dibayar oleh pelanggan kepada perusahaan setelah barang atau jasa dikirim.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan ini pun sangat penting, karena dengan memantau <a href=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/piutang-dagang-adalah\/\">piutang dagang,<\/a> perusahaan bisa mengelola arus kas dan menghindari risiko tidak tertagihnya piutang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, piutang dagang tercatat sebagai aset lancar di neraca keuangan perusahaan karena diharapkan pembayaran akan diterima dalam waktu kurang dari satu tahun.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh Pencatatan Piutang Dagang<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4345\" src=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-2.jpg\" alt=\"ilustrasi pencatatan piutang dagang\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-2.jpg 800w, https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-2-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memudahkan pemahaman mengenai pencatatan piutang dagang, berikut ini adalah lima contoh yang dapat dijadikan panduan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap contoh akan menunjukkan langkah-langkah pencatatan, mulai dari transaksi penjualan hingga penerimaan pembayaran.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pencatatan Penjualan Kredit<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan piutang dagang saat perusahaan melakukan penjualan secara kredit kepada pelanggan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh: Perusahaan XYZ menjual barang senilai Rp100.000.000 kepada PT ABC secara kredit dengan tenggat waktu pembayaran 30 hari.<\/span><\/p>\n<p><b>Pencatatan Jurnal:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Debit) Piutang Dagang <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp100.000.000<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(Kredit) Penjualan <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp100.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kasus ini, perusahaan mencatat piutang sebesar Rp100.000.000 yang harus dilunasi oleh PT ABC dalam 30 hari.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Pencatatan Pembayaran Piutang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika pelanggan telah melunasi piutangnya, perusahaan harus mencatat penerimaan kas dari pembayaran tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh: PT ABC melunasi piutangnya sebesar Rp100.000.000 kepada Perusahaan XYZ.<\/span><\/p>\n<p><b>Pencatatan Jurnal:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Debit) Kas <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp100.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Kredit) Piutang Dagang <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp100.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan pencatatan ini, saldo piutang berkurang, dan kas perusahaan bertambah.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Pencatatan Diskon Pembayaran<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkadang perusahaan memberikan diskon kepada pelanggan jika mereka membayar lebih awal dari tenggat waktu yang ditentukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh: Perusahaan XYZ menawarkan diskon 2% kepada PT ABC jika membayar dalam 10 hari, dan PT ABC membayar lebih awal. Total tagihan awal Rp100.000.000, namun setelah diskon 2%, PT ABC membayar Rp98.000.000.<\/span><\/p>\n<p><b>Pencatatan Jurnal:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Debit) Kas <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp98.000.000<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(Debit) Diskon Penjualan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp2.000.000<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(Kredit) Piutang Dagang<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp100.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam contoh ini, perusahaan menerima pembayaran lebih cepat dengan memberikan diskon.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Pencatatan Piutang yang Tidak Tertagih<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada kalanya piutang dagang tidak dapat ditagih karena pelanggan mengalami masalah keuangan atau kebangkrutan. Dalam hal ini, perusahaan harus mencatat penghapusan piutang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh: Perusahaan XYZ tidak dapat menagih piutang sebesar Rp5.000.000 dari PT DEF karena kebangkrutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan Jurnal:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Debit) Beban Piutang Tak Tertagih<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp5.000.000<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">(Kredit) Piutang Dagang<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp5.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, perusahaan menghapus piutang yang tidak tertagih sebagai beban.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Pencatatan Pengembalian Barang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika pelanggan mengembalikan barang yang sudah dibeli secara kredit, perusahaan perlu melakukan penyesuaian terhadap piutang dagang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh: PT GHI mengembalikan barang senilai Rp10.000.000 yang dibeli dari Perusahaan XYZ secara kredit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan Jurnal:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Debit) Retur Penjualan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp10.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Kredit) Piutang Dagang<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Rp10.000.000<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam contoh ini, piutang dagang berkurang seiring dengan dikembalikannya barang oleh pelanggan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Membuat Pencatatan Piutang Dagang dengan Tepat<\/b><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4346\" src=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-3.jpg\" alt=\"ilustrasi pencatatan piutang dagang\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-3.jpg 800w, https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-3-300x200.jpg 300w, https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-3-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan piutang dagang merupakan bagian penting dari manajemen keuangan yang perlu dilakukan dengan teliti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Piutang dagang mencerminkan hak perusahaan untuk menerima pembayaran dari pelanggan atas penjualan kredit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, pencatatan harus tepat agar tidak terjadi kesalahan dalam laporan keuangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah lima langkah yang dapat membantu Anda dalam mencatat piutang dagang dengan benar:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Catat Setiap Transaksi Penjualan Kredit<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama dalam pencatatan piutang dagang adalah mendokumentasikan setiap transaksi penjualan secara kredit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan informasi penting seperti nama pelanggan, tanggal transaksi, jumlah penjualan, serta syarat pembayaran tercatat dengan lengkap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Data ini akan menjadi dasar dalam proses penagihan dan pelacakan piutang di kemudian hari.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Buat Buku Piutang Terperinci<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memudahkan pengelolaan piutang, perusahaan perlu menyusun buku piutang yang terperinci.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buku ini berfungsi sebagai daftar semua pelanggan yang berutang, beserta rincian jumlah yang belum dibayar dan tanggal jatuh tempo.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memiliki buku piutang yang rapi dan terstruktur, perusahaan dapat dengan mudah melacak status setiap piutang dan mengambil langkah jika ada keterlambatan pembayaran.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Pantau Jatuh Tempo Piutang Secara Rutin<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah selanjutnya adalah melakukan pemantauan secara berkala terhadap tanggal jatuh tempo piutang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan perlu memiliki sistem pengingat atau alarm untuk memastikan bahwa setiap piutang yang mendekati tanggal jatuh tempo segera ditagih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan melakukan pemantauan ini, risiko piutang macet dapat dikurangi, dan arus kas perusahaan tetap terjaga.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Lakukan Penagihan Tepat Waktu<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penagihan piutang harus dilakukan segera setelah jatuh tempo. Komunikasi yang baik dengan pelanggan sangat penting dalam proses ini, termasuk memberikan pengingat sebelum jatuh tempo dan menindaklanjuti jika terjadi keterlambatan pembayaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses penagihan yang tepat waktu akan memastikan bahwa perusahaan menerima pembayaran sesuai dengan kesepakatan dan menghindari masalah arus kas.<\/span><\/p>\n<h3><b>5.\u00a0 Catat Pelunasan Piutang Secara Akurat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah pelanggan melakukan pembayaran, pastikan untuk mencatat pelunasan piutang tersebut dengan tepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Transaksi penerimaan kas ini harus dicocokkan dengan piutang terkait untuk memastikan bahwa laporan keuangan mencerminkan pembayaran yang telah diterima.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan pencatatan yang akurat, perusahaan dapat memantau perkembangan piutang dan memperbarui laporan keuangan secara tepat waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengikuti kelima langkah ini, <a href=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/metode-pencatatan-piutang-dagang\/\">pencatatan piutang dagang<\/a> dapat dilakukan dengan lebih efektif dan terorganisir, sehingga memudahkan perusahaan dalam mengelola arus kas serta menjaga kesehatan keuangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pencatatan piutang dagang yang tepat membantu perusahaan dalam mengelola arus kas dan mengurangi risiko kehilangan pendapatan. Jika piutang tidak dikelola dengan baik, bisa mengakibatkan masalah likuiditas yang serius bagi perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melindungi bisnis Anda dari risiko gagal bayar, pertimbangkan untuk menggunakan layanan asuransi piutang dagang dari DW Insurance. Asuransi ini memberikan perlindungan terhadap piutang yang mungkin tidak bisa ditagih karena masalah keuangan pelanggan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6281277237748&amp;text=Halo+DW+Insurance%2C+saya+dapat+info+dari+Website+%2C+Saya+mau+konsultasi+Asuransi&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">Hubungi DW Insurance<\/a> sekarang untuk konsultasi gratis dan dapatkan perlindungan terbaik untuk bisnis Anda!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Piutang dagang merupakan satu aset penting dalam laporan keuangan perusahaan. Aset ini mencerminkan jumlah uang yang masih harus diterima dari pelanggan atas penjualan barang atau jasa secara kredit.\u00a0 Pencatatan piutang dagang yang tepat diperlukan untuk memantau arus kas dan memastikan bahwa perusahaan dapat mengelola pembayaran yang belum diterima secara efektif.\u00a0 Untuk mencatat piutang dagang, ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4346,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[53],"tags":[73,84,83,85,68],"class_list":["post-4215","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-asuransi-piutang-dagang","tag-asuransi-piutang-dagang","tag-cara-membuat-catatan-piutang-dagang","tag-contoh-pencatatan-piutang-dagang","tag-layanan-piutang-dagang","tag-pengertian-piutang-dagang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pencatatan piutang dagang sangat penting diperhatikan untuk meminimalisir potensi gagal bayar. Temukan contoh dan cara membuatnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pencatatan piutang dagang sangat penting diperhatikan untuk meminimalisir potensi gagal bayar. Temukan contoh dan cara membuatnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"081277237748 Daniel Wahyudi\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-24T06:32:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DW Insurance\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DW Insurance\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215\"},\"author\":{\"name\":\"DW Insurance\",\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/person\/55a29d6f4fe9167cb0cf81c328cccfc2\"},\"headline\":\"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya\",\"datePublished\":\"2024-10-24T06:32:49+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-24T06:32:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215\"},\"wordCount\":942,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#organization\"},\"keywords\":[\"asuransi piutang dagang\",\"cara membuat catatan piutang dagang\",\"contoh pencatatan piutang dagang\",\"layanan piutang dagang\",\"pengertian piutang dagang\"],\"articleSection\":[\"Asuransi Piutang Dagang\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215\",\"url\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215\",\"name\":\"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-10-24T06:32:49+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-24T06:32:49+00:00\",\"description\":\"Pencatatan piutang dagang sangat penting diperhatikan untuk meminimalisir potensi gagal bayar. Temukan contoh dan cara membuatnya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/\",\"name\":\"081277237748 Daniel Wahyudi\",\"description\":\"DW General Insurance Specialist\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#organization\",\"name\":\"081277237748 Daniel Wahyudi\",\"url\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo.png\",\"width\":219,\"height\":40,\"caption\":\"081277237748 Daniel Wahyudi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/person\/55a29d6f4fe9167cb0cf81c328cccfc2\",\"name\":\"DW Insurance\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71f31ae01e0e9f46f025d8d8e89c84411778543002b4582522213754276df970?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71f31ae01e0e9f46f025d8d8e89c84411778543002b4582522213754276df970?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"DW Insurance\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\"],\"url\":\"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya","description":"Pencatatan piutang dagang sangat penting diperhatikan untuk meminimalisir potensi gagal bayar. Temukan contoh dan cara membuatnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya","og_description":"Pencatatan piutang dagang sangat penting diperhatikan untuk meminimalisir potensi gagal bayar. Temukan contoh dan cara membuatnya di sini!","og_url":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215","og_site_name":"081277237748 Daniel Wahyudi","article_published_time":"2024-10-24T06:32:49+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Pencatatan-Piutang-Dagang-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"DW Insurance","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"DW Insurance","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215"},"author":{"name":"DW Insurance","@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/person\/55a29d6f4fe9167cb0cf81c328cccfc2"},"headline":"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya","datePublished":"2024-10-24T06:32:49+00:00","dateModified":"2024-10-24T06:32:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215"},"wordCount":942,"publisher":{"@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#organization"},"keywords":["asuransi piutang dagang","cara membuat catatan piutang dagang","contoh pencatatan piutang dagang","layanan piutang dagang","pengertian piutang dagang"],"articleSection":["Asuransi Piutang Dagang"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215","url":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215","name":"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#website"},"datePublished":"2024-10-24T06:32:49+00:00","dateModified":"2024-10-24T06:32:49+00:00","description":"Pencatatan piutang dagang sangat penting diperhatikan untuk meminimalisir potensi gagal bayar. Temukan contoh dan cara membuatnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?p=4215#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Contoh Pencatatan Piutang Dagang dan Cara Membuatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#website","url":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/","name":"081277237748 Daniel Wahyudi","description":"DW General Insurance Specialist","publisher":{"@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#organization","name":"081277237748 Daniel Wahyudi","url":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo.png","contentUrl":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/logo.png","width":219,"height":40,"caption":"081277237748 Daniel Wahyudi"},"image":{"@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/person\/55a29d6f4fe9167cb0cf81c328cccfc2","name":"DW Insurance","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71f31ae01e0e9f46f025d8d8e89c84411778543002b4582522213754276df970?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/71f31ae01e0e9f46f025d8d8e89c84411778543002b4582522213754276df970?s=96&d=mm&r=g","caption":"DW Insurance"},"sameAs":["https:\/\/dwinsurancespecialist.com"],"url":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4215","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4215"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4215\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4347,"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4215\/revisions\/4347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4346"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4215"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4215"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dwinsurancespecialist.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4215"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}